Oleh: Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Layar gawai kita hari ini didesain untuk satu tujuan: merebut perhatian
Tag: Wien Khakleri
Satu Miliar dari Hati Nurani: Membaca Jihad Sosial dan Ketulusan di Jalur Tajuk Enang-Enang
Oleh : Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Belakangan ini, ruang publik digital kita disuguhi oleh sebuah fenomena sosial
Doa-Doa di Pondok Kebun: Potret Keteguhan Orang Gayo Menyekolahkan Anak
Oleh: Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Di bawah kepungan kabut tebal yang menyelimuti dataran tinggi Gayo, ada sebuah
Senja di Balik Cangkir Kopi: Ketika Kafe Menjadi Rumah dan Hilangnya Adat serta Adab kepada Orang Tua
Oleh : Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Ada sebuah memori kolektif yang dulu dialami oleh hampir semua
Bencana di Aceh : Jangan Salahkan Hujan, Salahkan Gergaji
Oleh : Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Setiap kali air merendam pemukiman, merusak sawah, dan memaksa ribuan
Berhenti Membunuh Harapan Murid Lewat Angka Rapot
Oleh : Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral PAIUIN Ar-Raniry Banda Aceh) Hari Sabtu kemarin, gerbang-gerbang sekolah di berbagai penjuru daerah tampak padat
Bangga Ber-Gayo : Mengapa Malu Berbahasa Daerah dan Berpakaian Sesuai Adat?
Oleh : Wien Khakleri, M.Pd (Mahasiswa Doktoral PAI UIN Ar-Raniry Banda Aceh) Sore itu, di salah satu sudut kedai kopi di Dataran
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


