TAKENGON-LintasGAYO.co : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, telah merilis data rumah rusak dan korban, saat longsor terjadi di Kampung Sanehen, Kecamatan Silihnara, Minggu 13 September 2026.
Kalaksa BPBD Aceh Tengah, Andalika mengatakan, longsoran berasal dari tebing yang langsung mengarah ke rumah warga.
Akibatnya, dua rumah atas nama pemilik Aliyah dan Nurhayati mengalami rusak berat, sementara satu rumah lainnya dengan pemilik Rosita mengalami rusak ringan, serta satu rumah lainnya juga turut terkena imbas atas nama pemilik Jarkasi.
Sementara untuk korban, Andalika menjelaskan, pada saat kejadian di rumah atas nama Aliyah, tengah berkumpul para keluarga besarnya.
“Pada saat itu ada acara keluarga di rumah tersebut, dan anak berusia 9 tahun atas nama Nazila yang merupakan warga Kampung Paya Reje, Kecamatan Kebakayan, meninggal dunia terkena longsoran,” kata Andalika.
Selain korban meninggal dunia, beberapa diantaranya juga mengalami luka-luka, diantaranya enam orang warga kampung setempat dan 7 orang berasal dari luar Sanehen.
“Untuk korban warga Sanehen atas nama Rosita, Nurjanah, Halimatus Sakdiyah, Anisa, Aliyah dan Sapri. Sementara warga yang diluar kampung Sanehen yang menjadi korban diantaranya, Sulis, Yuhana, Naumi, Sahril, Juraini, Raimah dan Ruhdi, ketujuhnya merupakan warga Paya Reje, Genuren Bintang dan Paya Kolak,” terang Andalika.
BPBD kata Andalika, sudah bergerak membersihkan material longsoran di Kampung Sanehen.
[Darmawan]





