TAKENGON-LintasGAYO.co : Dunia birokrasi di Kabupaten Aceh Tengah, diisukan tidak sedang baik-baik saja. Desas-desus evaluasi Sekda Aceh Tengah berkembang dikalangan dunia birokrat Aceh Tengah.
Memastikan hal itu, LintasGAYO.co mencoba mengkonfirmasi langsung ke Sekda Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si.
Dalam wawancara bersama LintasGAYO.co, Rabu 19 Agustus 2026, Mursyid mengatakan, dirinya memang sudah mengajukan pensiun dini dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pada awal Juli 2026 lalu.
“Setelah itu, saya mengambil cuti. Dan setelah selesai masa cuti, saya kembali bertugas seperti biasa,” kata Mursyid dalam wawancara eksklusif bersama LintasGAYO.co.
Permintaan pensiun kata Mursyid lagi, juga sudah mendapat persetujuan dari Bupati Aceh Tengah.
“Hal ini sesuai dengan regulasi, dan sudah berproses,” kata Mursyid.
Pengajuan pensiun ini kata Mursyid lagi, sudah melalui pertimbangan yang matang. “Tentunya dengan berbagai pertimbangan, dan restu dari orang tua dan keluarga, saya sudah mengajukan pensiun dini dari ASN,” tegas Mursyid.
Ketika ditanya apakah ada tekanan dari Pimpinan Daerah, hingga dirinya mengajukan pensiun dini, Mursyid menjawab birokratis.
“Ini sudah dipertimbangkan prinsipil dengan matang mulai dari A sampai Z. Ditambah sudah mendapat dukungan dari orang tua dan keluarga,” jawab Mursyid singkat.
Mursyid mengatakan, dirinya sudah menjalani tugas sebagai Sekretaris Daerah mulai dari Februari 2025, yang dimulai dari Pj Sekda hingga menjadi Sekda defenitif.
Ditambahkan, secara normal dirinya masih akan pensiun pada 2032 mendatang, artinya masih ada 5 tahun lebih lagi masa tugas normal sebagai ASN.
“Dan saya sudah mengabdi selama 34 tahun 11 bulan, di dunia birokrasi sejak diangkat menjadi PNS, hingga Golongan IV/d, saya kira itu waktu yang sudah cukup lama, sudah waktunya untuk pensiun,” kata Mursyid.
Mursyid mengatakan, SK pensiun dari ASN mulai berlaku sejak 1 September 2026 nanti. “SK-nya sudah ada, mulai berlaku awal september nanti,” tegasnya.
Dalam menjalankan tugas sebagai ASN selama hampir 35 tahun, dan terakhir menjabat sebagai Sekda dimana jabatan tersebut menjadi puncak tertinggi ASN di daerah, Mursyid mengatakan, tentu dirinya tak luput dari khilaf dan salah.
Untuk itu, ia meminta maaf kepada seluruh ASN dan masyarakat Aceh Tengah. “Semoga pengabdian saya 35 tahun ini, bisa bermanfaat bagi daerah ini. Dan mohon maaf dari khilaf,” tandasnya.
[Darmawan]





