TAKENGON-LintasGAYO.co : Hujan deras yang mengguyur tanpa henti selama tiga hari terakhir memaksa seluruh warga Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah meninggalkan pemukimannya, hari ini, Selasa (30/09).
Selain hujan yang tak kunjung reda, beredar kabar di tengah warga adanya bendungan alami/sumbatan material longsor di hulu Sungai Jambo Aye. Warga khawatir terjadi banjir bandang susulan jika bendungan jebol.
“Semua warga Reje Payung hari ini tinggalkan pemukiman, pindah ke areal lebih aman di Daerah Jamat,” ungkap Mulia warga yang mengungsi.
Tiga hari lalu, satu-satunya jembatan yang menjadi penghubung Reje Payung putus total akibat meluapnya air sungai. Akibatnya akses darat terisolir total.
Hari ini warga melintasi sungai menggunakan perahu karet yang dipasang oleh pihak BPBD Kabupaten Aceh Tengah untuk proses evakuasi.
Pantauan di lapangan, warga mengungsi dengan membawa harta seadanya. Sawah dan rumah yang tersisa di bantaran sungai kini terancam abrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BPBD Aceh Tengah terkait kondisi bendungan di hulu Sungai Jambo Aye. Warga berharap pemerintah segera menurunkan alat berat untuk membuka sumbatan dan membangun jembatan darurat.
[Sertalia]





