[Puisi Bahasa Gayo] Nadi Urum Tanoh Gayo

oleh

Awfia Nafisa

I baur si munulik emun
Sesuk tegak batang kayu
Tanoh ini gere penah hék
Munehen langkah den harapen.

Sara pumu gere berdeye
Beribu pumu mungayuh
Munyusun atu, munyuen inih
Gotong royong nadi kite.

I mata wih jernih
Tercermin rupe saling peduli
Sara sakit, terasa béwéné
Kemanusieen gere penah puder.

Kuyu munemah doa pegunungen
Uten munaso janyi lemem
Tetap teger meski badé sawah
Murum Tanoh Gayo, kite sesuk murum.[SY]

2026

*Dipetik dari draf naskah Buku Antologi Puisi Dwi Bahasa (Indonesia – Gayo), “Gayo Berkarya, Gayo Tegar – Suara Dari Negeri Linge” The Gayo Institute (TGI), 2026.

Awfia Nafisa, lahir di Aceh Tengah pada Februari 2012. Saat ini ia siswi kelas IX di MTsN 1 Kabupaten Bener Meriah. Mulai berminat terhadap dunia literasi dan terus berupaya mengembangkan kemampuan menulis sebagai sarana mengekspresikan gagasan dan pengalaman. Semangat belajar dan keinginannya untuk terus berkarya menjadi bekal bagi Awfia dalam menapaki perjalanan akademik maupun pengembangan diri. Ia percaya bahwa setiap proses belajar akan membuka peluang untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih kreatif.

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.