Oleh Syukri Muhammad Syukri Bagian 4: Mengukur Nafas Tanah. Tahun 2011 menjadi tahun ketika tanah tinggi itu mulai berbicara. Ketut dan Taufiq,
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 3 : Menyimpan Nafas Sejarah
Oleh Syukri Muhammad Syukri Bagian 3: Menyimpan Napas Prasejarah Di pagi yang berkabut, diawal tahun 2011, ketika Danau Laut Tawar masih memantulkan
[Puisi Bahasa Gayo] Retak Tanoh Agusen
Masna Fitri Sengap mendadak membungkam lembah Agusen Waih bah mujelma murke si gere bertuen Rering-rering kayu mutauk pasrah Mersah tempat bersujud, sekulah
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 2 : Serpihan Waktu
Oleh Syukri Muhammad Syukri Bagian 2: Serpihan Waktu. Empat ribu tahun telah berlalu sejak penutur Austronesia menjejakkan kaki di tepian Danau Laut
Buku 3 : Mengukur Nafas Waktu, Bagian 1 : Diantara Dua Bayang
Oleh Syukri Muhammad Syukri Dideskripsikan dari proses ekskavasi arkeologi di ceruk Mendale dan Ujung Karang. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian
Siulan Angin dari Ceruk Mendale, Bagian 7 : Ritual di Liang Suara
Oleh Syukri Muhammad Syukri Bagian 7: Ritual di Liang Suara. Di ceruk Mendale, saat kabut menggantung rendah seperti napas moyang yang belum
Siulan Angin dari Ceruk Mendale, Bagian 6 : Wadah Suara
Oleh Syukri Muhammad Syukri Bagian 6: Wadah Suara. Di pagi yang lembab, ketika kabut masih menggantung di atas danau Laut Tawar, Dale
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- …
- 224
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







