Kisah Pilu Ibu Saptiah Janda Anak 3 Warga Kute Reje Tak Masuk Daftar Penerima Huntara

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Sedih bercampur pilu, yang dirasakan oleh Ibu Saptiah seorang janda anak 3 asal Kampung Kute Reje, Kemukiman Wihni Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Dirinya menjadi salah satu warga yang menjadi korban, ganasnya bencana hidrometeorologi yang menghantam bumi Gayo, 26 November 2025 silam.

Meski menjadi korban, namum ibu Saptiah tak masuk ke dalam penerima hunian sementara (huntara) bantuan pemerintah.

Rumah Saptiah hancur diterjang banjir bandang. Bersyukur dia dan ketiga anaknya selamat dalam bencana tersebut.

Namun apa daya, ditengah semua keterbatasannya, keluarganya tak masuk daftar penerima huntara.

Informasi yang dihimpun, pihak kampung setempat sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar Sapriah menerima huntara. Namun, sampai saat ini belum ada solusi konkrit dari pemegang kebijakan negeri ini.

Saptiah hanya bisa berharap dan memohon, agar pada saat lebaran idul fitri nanti, dia bersama ketiga anaknya dapat tinggal di hunian yang layak.

“Saat ini kami masih tinggal di tenda pengungsian,” kata Saptiah, Rabu 4 Maret 2026.

Perjuangan seorang ibu dengan 3 anak ini , harusnya menjadi prioritas dari Bupati Aceh Tengah.

Terlebih lagi, ibu Saptiah kini juga harus merawat anaknya yang sedang sakit.

[Darmawan]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.