Lanjutan: Ikhlas yang Menjadi Karakter Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Keikhlasan sering kita bayangkan sebagai sesuatu yang tenang,
Ikhlas yang Menjadi Karakter (Lanjutan: Ikhlas, dari Terpaksa Menjadi Terbiasa)
Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Keikhlasan yang dilatih perlahan—yang awalnya terasa berat lalu menjadi ringan—pada akhirnya akan sampai
Ikhlas, dari Terpaksa Menjadi Terbiasa (Lanjutan: Ikhlas yang Tumbuh dari Kesederhanaan)
Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Tidak semua kebaikan lahir dari hati yang langsung lapang. Tidak semua keikhlasan tumbuh
Ikhlas yang Tumbuh dari Kesederhanaan
(Lanjutan: Belajar Ikhlas dari Mereka yang Sederhana) Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Kita sering keliru menilai. Mengira bahwa
Belajar Ikhlas dari Mereka yang Sederhana
Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Dalam realitas kehidupan sosial, kita sering kali terjebak pada ukuran-ukuran lahiriah: siapa yang
Jejak yang Ditinggalkan, Bukan Sekadar Jabatan yang Disandang
Oleh: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Atu Lintang, Aceh Tengah) Dalam dunia kerja, seringkali orang terjebak pada rutinitas yang berulang. Datang, duduk, bekerja
Khalwat dan Ikhtilat: Menjaga Batas di Tengah Realitas Pergaulan
Oleh: Drs. H. Hamdan, M.A (Ketua BKM Masjid Agung Ruhama’ Takengon & Dosen IAIN Takengon) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di tengah dinamika kehidupan
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- …
- 393
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







