TAKENGON-LintasGAYO.co : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Ikhsanuddin mengimbau pedagang dan distributor untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan.
Situasi darurat, ditegaskan, bukan ruang untuk mencari keuntungan. Melainkan saling membantu sesama warga.
Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Jangan ada pihak memanfaatkan keadaan. Harga beras, telur, cabai, tomat, dan bawang harus dijaga agar tidak melonjak. Saat ini masyarakat sedang kesulitan, jangan tambah beban masyarakat,” ujarnya, Jum’at 2 Januari 2026.
Ia menambahkan, kondisi bencana seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan empati, bukan mempermainkan harga maupun pasokan sembako.
Karena itu, ia meminta seluruh kebutuhan pokok tetap berada pada harga normal.
Hamdan juga mengingatkan potensi dampak ekonomi jika harga kebutuhan dasar atau bahan bakar eceran ikut melonjak.
Kenaikan tersebut dapat memperberat beban warga yang kini tengah menghadapi banjir dan longsor.
Untuk mencegah praktik penimbunan maupun manipulasi harga, ia meminta pemerintah Aceh Tengah meningkatkan pengawasan di pasar-pasar.
“Lakukan pengawasan secara serius dan berkala. Jangan sampai ada yang menimbun atau memainkan harga di situasi darurat seperti ini,” tegasnya.
Hamdan berharap, stabilitas harga bisa membantu warga melewati masa sulit.
“Kita sedang diuji dengan bencana. Mari bantu masyarakat dengan menjaga harga tetap stabil. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal kemanusiaan,” tandasnya.
[Darmawan]





