TAKENGON-LintasGAYO.co : Kondisi perekonomian masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan mengalami penurunan pasca terjadinya bencana yang melanda sejumlah wilayah. Hal ini menjadi perhatian serius anggota DPRK, Ikhsanuddin.
Politisi PKS tersebut menilai, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga melemahkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan petani.
“Pasca bencana, kita melihat daya beli masyarakat menurun dan aktivitas ekonomi belum sepenuhnya pulih. Ini membutuhkan langkah cepat dan kebijakan yang tepat dari pemerintah daerah,” ujar Ikhsanudin, Jum’at 13 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu segera merumuskan kebijakan yang berfokus pada pemulihan ekonomi masyarakat, seperti bantuan bagi pelaku UMKM, dukungan terhadap sektor pertanian, serta perbaikan infrastruktur penunjang ekonomi.
Menurutnya, pemulihan ekonomi harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.
“Perlu ada kebijakan konkret yang langsung menyentuh masyarakat, mulai dari bantuan modal usaha, stimulus ekonomi, hingga program pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Ikhsanuddin juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRK, dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat proses pemulihan di berbagai sektor.
Ia berharap dengan langkah yang tepat dan terarah, kondisi ekonomi masyarakat Aceh Tengah dapat segera bangkit dan kembali stabil dalam waktu yang tidak terlalu lama.
[SP]





