Sekolah Harus Bebas Rokok

oleh
kawasan  bebas rokok - ilustrasi (sumber: google.com)
kawasan bebas rokok – ilustrasi (sumber: google.com)

Banda Aceh – LintasGayo.co: Guna memdidik murid dan menempa moral mereka, setiap sekolah harus bisa bebas dari rokok dan guru ‘wajib’ tidak merokok di lingkungan sekolah, apalagi di dalam ruangan atau kelas.

Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh meminta semua sekolah di Banda Aceh agar gurunya bisamemberikan contoh yang baik bagi para siswa dengan tidak merokok di lingkungan sekolah.

“Kita tidak ingin anak-anak sekolah rusak moralnya, hanya karena guru merokok di sekolah,” tegas Ketua MPD Banda Aceh DR Djailani AR, MPd baru-baru ini.

Disisi lain, Djailani juga menyoroti akan adanya toilet yang jorok di sekolah. Ke depan hendaknya jangan ada lagi toilet yang jorok, karena ini toilet ini hamper setiap hari digunakan siswa dan tentunya menyangkut soal kesehatan para siswa.

“Toilet jorok dan ada guru yang merokok di sekolah hasil temuan kita, hendaknya kedepan setiap sekolah, toiletnya bersih dan bebas rokok di sekolah,” ingat Djailani.

Menyangkut hal ini, diharapkan ke depan ada sesuatu kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulannya atau sebulan dua kali antara komite sekolah yang bertemu untuk membicarakan bagaimana kondisi pendidikan di Kota Banda Aceh ini.

Dalam kaitan ini, MPD Banda Aceh sudah ada rencana untuk mengetahui sejauh mana mutu sekolah di kota ini, seperti pemetaan mutu sekolah. “Dari pemetaan mutu ini kita bisa melihat sejauh mana mutu dan kualitas pendidikan di setiap sekolah-sekolah di Banda Aceh. Dengan demikian kita bisa mengetahui sekolah mana yang mutunya masih kurang, dan mana sekolah yang mutu bagus,” ujar Djailani.

Staf Ahli bidang Politik dan Hukum Kota Banda Aceh, T Iwan Kusuma mengatakan, pemberdayaan komite sekolah ini sangat bagus untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kota ini.

Diharapkan dengan adanya pemberdayaan ini nanti bisa di petakan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masing-masing sekolah, sejak tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas.(Afriani/JW dampingan Fasmed KIPPAS di Banda Aceh)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *