Oleh : Marah Halim* Sudah tujuh bulan berlalu sejak bencana banjir bandang pada 22 November lalu melumpuhkan urat nadi ekonomi dataran tinggi
Tag: Marah Halim
Perlu Berapa Kali Bencana Lagi untuk Menyadarkan Kita?
Oleh : Marah Halim* Hujan tak henti beberapa hari (apakah sampai 6 hari atau lebih atau kurang, penulis tidak ingat pasti) di
Bencana, Mana Tahan?
Oleh : Marah Halim* Masih ingat lirik sebuah lagu dangdut “aduh-aduh-aduh….aduh-duh, mana tahaaan!”, meski dalam konteks yang berbeda, diksi-nya sepertinya relevan menggambarkan
Strategi Pemenuhan Gizi di Masa Darurat: Pelihara Ayam
Oleh : Marah Halim* Hingga tahun 2005, di UIN Ar-Raniry terdapat suatu program pendidikan khusus setelah mendapat ijazah Sarjana, prorgam belajar tersebut
Paradoks Gayo: Ketika Kemusliman Tidak Menjamin Kelestarian Alam
Oleh: Marah Halim* Hampir seratus persen penduduk di Dataran Tinggi Gayo adalah Muslim. Di sana, Syariat Islam bukan sekadar identitas, melainkan fondasi
Bencana di Dataran Tinggi Gayo : Akibat Kebodohan dan Pembodohan
Oleh : Marah Halim* Dataran tinggi Gayo saat ini dicengkeram bencana; hampir tidak ada sudut yang tidak diterjang banjir atau longsor. Ke
Pemkab Harus Programkan Pesta Nikah Massal
Oleh : Marah Halim* Dalam sejumlah momen, pernyataan yang sering terdengar Bupati atau Wakil Bupati Aceh Tengah adalah “Pemerintah harus hadir dalam
- 1
- 2
- …
- 7
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






