Marlin Dinamikanto
hai kota. Ayo bicara
bagaimana warga sejahtera
sebab kami manusia. Bukan kera
cukup dibahagiakan hidupnya
oleh banyaknya pohon dan ayunan
di taman-taman kota
hai kota. Ayo bicara
bagaimana kami warga negara
tidak dipaksa melihat kalian
baris berbaris seperti tentara
pada sebuah upacara
sudah itu gunting pita
di tengah derita
hai kota. Apa kerjamu
saat begal viral
jalanan rusak pasar sepi
ibu-ibu kantin menganggur
tukang pentol hilang pekerjaan
anak-anak sekolah keracunan
kalian sibuk sebar konten
ilusi kiprah sang pemimpin
yang kalian agungkan
hai kota. Kami ingin
aku dan kau jadi kita
maka biarkan kami bicara
bukan hanya di bilik suara
melainkan sepanjang hari
saat kalian suguhkan ilusi
laksana menu embege
yang basi dan meracun
jiwa anak-anak kami [SY]
Dusun Tanen, Juli 2026





