[Puisi] Indonesia 2026

oleh

[Puisi] Indonesia 2026

Marlin Dinamikanto

malam semakin kalap
berburu gelap

di tengah badai ganas
tak ada sisa mercusuar
dibiarkan hidup

obor pun mati
tak ada minyak

angin kencang hunus pedang
koyak merah putih

tak sisa darah
tak sisa nanah
sergap bakteri yang marah
punah

seperti kunang-kunang
sudah lama lenyap
namun tak ada kenang
yang patut diingat

kapal tenggelam
di ufuk kelam [SY]

Pegangsaan, September 2026

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.