Seribu Ulen munantin géh kelem ampunen sujud persembahen ku penguasa alam mengharap ampunen dosa-dosa bersebu reduk mudedik serge mujule ku pucuk
Sempurnakah Diri Ini
[Puisi] D Kemalawati Tidak susah menilai orang lain Paling susah menilai diri sendiri Paling mudah mengatakan orang salah Tidak mudah menyalahkan diri
Sang Akhwat (4)
[Cerbung] Bagian 4 Dari 5 Carita Irama Br Sinaga Fanny memiliki hati dan jiwa yang tenang langsung mengambil air wudhu dan salat
Merebut Harga
[Puisi] Win Akustia Merebut Harga Tawarkan saja belati dari pada kau lukisi bayanganku dengan seribu lebah menyengat Jangan beri aku aksara
Sang Akhwat
[Cerbung] Bagian 3 dari 5 Cerita Irama Br Sinaga “Bagaimana nak, apalagi yang kamu pikirkan, dia gadis baik dan kamu sudah kenal
Ulen
[Puisi Gayo] AR. Hakim Aman Pinan Ulen mongot bersebuku Simunalu roa makhluk Ipintu langit gerde penanti Teridah simamang kuning Muserbu si mamang
Analogi Miskin dan Kaya
[Puisi] Saifuddin Kaya Ruangan luas penuh fasilitas Hawa dingin terasa lekat Meja dan kursi jati mahal teratur rapi Siaran televisi dan
- Sebelumnya
- 1
- …
- 188
- 189
- 190
- …
- 215
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






