TAKENGON-LintasGAYO.co: Tiga Guru Banan dan penyair Tanah Gayo dijadwalkan akan tampil membaca puisi dalam pertunjukan seni “Sengkewe Sepanjang Musim” yang diselenggarakan oleh Komunitas Desember Kopi Gayo, pada Sabtu 4 April 2026 mendatang di Taman Inen Mayak Teri, simpang lima Takengon.
Ketiga Guru Banan dan penyair Tanah Gayo itu diantaranya adalah Vera Hastuti, Asmira Diene dan Zuliana Ibrahim yang keterlibatannya menjadi penanda penting bagi hadirnya perspektif perempuan dalam panggung sastra Gayo modern.
Pertunjukan “Sengkewe Sepanjang Musim” sendiri merupakan teater puisi Tanah Gayo yang memadukan unsur sebuku, didong banan, musikalisasi puisi, tari kopi dan pembacaan puisi yang akan dilangsungkan di du kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.
Nama Vera Hastuti, Asmira Diene dan Zuliana Ibrahim kesehariannya dikenal sebagai sebagai tenaga pendidik ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Takengon. Vera Hastuti merupakan Kepala di SMA 11 Takengon dan Zuliana Ibrahim merupakan guru di SMAN 1 Takengon serta Asmira Diene guru di SMAN 4 Unggul Takengon.
Ketiga Guru Banan dan penyair Tanah Gayo ini telah berkiprah dalam berbagai forum sastra tingkat nasional dan regional, serta aktif dalam kegiatan literasi, pendidikan dan gerakan kebudayaan. Tergabung dalam Komunitas Teater Reje Linge, Forum Beru Gayo juga berapiliasi kreatif dengan The Gayo Institute (TGI), media lintasGAYO.co, Komunitas Sastra Bukit Barisan (KSBB) dan lain-lain.
Keterlibatan tiga guru banan sekaligus penyair Tanah Gayo ini menjadi bagian penting dalam penguatan suara perempuan dalam lanskap sastra dan kebudayaan Gayo secara umum. Ketiganya dijadwalkan akan tampil baca puisi secara marathon bersanding dengan pentas teater “Sengkewe Sepanjang Musim” merupakan rangkaian program kebudayaan Komunitas Desember Kopi Gayo.
Melalui media ini Komunitas Desember Kopi mengundang masyarakat umum dan peminat sastra budaya Gayo untuk datang menyaksikan pertunjukkan di Taman Inen Mayak Teri pada Sabtu 4 April 2026 pukul 20.00 WIB, di Taman Inen Mayak Teri, Simpang Lima-samping Pendopo Kabupaten Aceh Tengah, Takengon. [SY]





