Pengrajin Sepatu dan Sendal Rumahan di Takengon ini Harap Campur Tangan Pemkab

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Salah seorang pengrajin sepatu dan sendal rumahan di Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Zulkifli mengharapkan campur tangan pemerintah dalam usaha yang dirintisnya selama dua tahun belakangan ini.

“Bukan masalah bantuan, tapi saya ingin Pemkab bisa membuat program untuk membeli hasil karya kami ini,” kata Zulkifli saat disambangi LintasGAYO.co di rumahnya beberapa waktu lalu.

Menurut Zul begitu ia akrab disapa, Pemkab memiliki SKPK dalam bentuk satuan yang membutuhkan seragam.

“Ada Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Tagana dan BPBD yang menurut saya butuh seragam begitu juga sepatu dalam bekerja. Saya ingin, Pemkab membeli karya saya ini dalam bentuk pengadaan ke satuan-satuan tadi,” katanya.

Zulkifli Pengrajin Sepatu

Zul mengaku, saat ini dirinya kesulitan memasarkan hasil karyanya. Dalam sebulan, hanya ada pemasanan 30 pasang sepatu maupun sendal.

“Takengon, bisa memproduksi sandal dan sepatu sendiri. Tentu campur tangan Pemerintah dibutuhkan. Jika dipesan dalam jumlah banyak, maka dengan otomatis biaya bahan baku yang masih harus didatangkan dari Sumatera Utara bisa lebih ditekan, sehingga harga dipasaran khusus Takengon bisa lebih murah,” jelasnya.

Perantau asal Medan ini juga mengatakan dirinya bersedia memberikan bimbingan kepada putra asli daerah Gayo, untuk mau belajar membuat sepatu dan sandal.

“Jika mau belajar silahkan, namun terkait upah saya tidak bisa menjanjikan dengan upah yang tinggi,” katanya.

Bagi ingin memesan sepatu dan sendal buatan Zulkifli bisa langsung datang ke Lemah Burbana, Bebesen, Aceh Tengah atau menghubungi nomor kontak 082361916220.

[Darmawan Masri]

 

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.