
Rerebe-LintasGayo.co : Tidak kurang dari 60 orang warga Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo menderita penyakit “Kedel” alias Kusta. Demikian diungkapkan tokoh pemuda Tripe Jaya, Hasan Bara kepada LintasGayo.co di Rerebe, 31 Desember 2015.
“Yang sempat terdata sebanyak 60 orang yang menderita penyakit Kusta yang tersebar di 10 desa di kecamatan Tripe Jaya,” ungkap Hasan Bara.
Penderitanya, lanjut Bara dari berbagai kalangan umur, pria dan wanita, juga anak-anak. “Saya melakukan pendataan penderita Kusta di Tripe Jaya sejak April-November 2015,” ungkapnya dengan menunjukkan lembaran hasil pendataan kusta yang dilakukannya.
Hasan Bara menyatakan miris atas fakta tersebut terlebih melihat dampak sosial di masyarakat dimana penderita disisihkan dari pergaulan sehari-hari. “Penanganannya belum maksimal baik medis maupun sosialisasi agar masyarakat betul-betul faham terhadap penyakit kusta,” ujar Bara.
Atas kondisi ini, Bara tergerak membentuk Komunitas Peduli Kusta Gayo Lues dengan tujuan mendorong Tripe Jaya dan Gayo Lues umumnya terbebas dari penyakit kusta serta penderitanya tidak dikucilkan oleh masyarakat.
“Gayo Lues mesti segera terbebas dari penyakit kusta dan penderitanya jangan lagi dikucilkan akibat kurangnya pemahaman masyarakat,” tegas Hasan Bara.
Dia mengakui jika pihak terkait sudah melakukan upaya penanganan kusta di Tripe Jaya namun penilaiannya belum maksimal. “Sejauh ini pihak Puskesmas cenderung menunggu pasien bukan jemput bola, dan sosialisasi agar masyarakat faham juga belum maksimal,” kata Bara menilai.
Dia juga menyatakan data tersebut masih di Tripe Jaya, belum termasuk di kecamatan lain seperti di Pining.
Terpisah, dokter yang bertugas di Puskesmas Tripe Jaya, dr. Zulfikar saat ditemui di ruang kerjanya menyatakan pihaknya sudah melakukan upaya-upaya penanganan kusta. “Kita sudah melakukan langkah-langkah penanganan medis juga penyuluhan ke lapangan agar masyarakat faham tentang kusta,” ungkap dokter berstatus PTT (Pegawai Tidak Tetap) ini. (Kh)





