Oleh: Ahmad Syafiq Sidqi (Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Kalijaga Yogyakarta, asal Jagong Jeget Aceh Tengah) Bencana yang melanda Sumatera dan
Mahar, Unyuk, dan Teniron
Oleh: Dr. Jamhuri Ungel, MA* 1. Mahar Ketika akan melakukan pernikahan, laki-laki mempunyai kewajiban dan perempuan juga mempunyai hak. Kewajiban laki-laki adalah
Revolusi Hijau Aceh: Setiap Mukim, Satu Hutan, Satu Harapan
Penulis: Dr. Budiyono, S.Hut, M.Si (Dosen Agroforestri Universitas Gajah Putih) Alarm Krisis dan Panggilan Sejarah Banjir bandang, tanah longsor, dan hancurnya peradaban
Adat Mangan Berumè
Oleh : Dr. Jamhuri Ungel, MA* Setelah anak gadis atau anak beru menikah dengan anak lajang atau anak bujang, maka antara orang
Mah Kero dalam Adat Perkawinan Masyarakat Gayo
Oleh : Dr. Jamhuri Ungel, M.A* Mah Kero adalah suatu tahapan proses pernikahan (mungerje) dalam adat Gayo yang merupakan tahapan terakhir dari
Hilangnya Resam di Kehidupan Urang Gayo : Hakikat Menjaga Alam
Tulisan ini melengkapi Filsafah dan Narasi buku karya Mantan Panglime Wilayah Linge Fauzan Azima Oleh : Ferry Siswanto* Dalam pandangan orang Gayo,
Arah Baru Demokrat Aceh: Nostalgia, Invasi Eksternal, dan Kepemimpinan Muda
Oleh: Indra Azwal, SIP* Dinamika politik Aceh selalu bergerak di lintasan yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia. Status otonomi khusus dan
- Sebelumnya
- 1
- …
- 18
- 19
- 20
- …
- 395
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







