Amanah Pada Air

oleh

AMANAH PADA AIR

Oleh : Nurisma Suardi Putri dan Fauzan Azima

Puisi ini akan dibacakan dalam acara kenduri hari maritim nasional 2020, dalam rangka peringatan hari Maritim Nasional ke-56 yang akan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat aplikasi zoom.

Bagi yang ingin bergabung silahkan joint di link ini : http://tiny.cc/HariMaritimNasional

Amanah Pada Air

Wahai air…
Nurhayati namamu
Nur Muhammad asalmu
Nuh Nabimu
Bersihkan dan sucikan tugasmu
Izinkan aku bersama jernihmu

Kumulakan niatku
Berserah pada Allahu Akbar
dan Rasulullah SAW
Memandang zat Allah di dalam air
Menjadi Nurullah seutuhnya
Kubasuh mukaku
Kubasuh tanganku
Kuusap kepalaku
Kubasuh kakiku
Kupanjatkan do’aku

Asyahadu Alla Ilahaillallah
Asyahadu Anna Muhammadan abduhu wa Rasulullah
Allahummaj alni minattawabina
Waj alni minal mutatakhirin
Waj alni min ibadikas shalihin

Suci lahir bathin ibadah
Perintah-Nya tunai sudah
Berkat Lailahaillallah
Muhammad Rasulullah
Ilahi anta maqsudi
Waridhoka matlubi
A’tini ilman nafi’an
Amalan mutaqabbalan
Rizkan halalan thoyyiban

Rizki air mengalir
Dari hulu hutan belantara ke hilir
Suci diri
Allah, Adam, Muhammad, Khaidir, hilir
Tengku Syiah Kuala dipanjang rambut, sirambut panjang
Penguasa pusat laut
Tujuh lapis langit tudung payungku
Tujuh lapis bumi kedudukanku
Siang kawalku
Malam pagarku

Ah pintu terbuka
Tujuh kun
Tujuh Kuala
Langit terbuka
Matahari tatap awan
Gelegar guntur
Turun hujan

Sawah ladang suka cita
Subur tanahnya
Makmur penduduknya
Limpah ruah harta
Bahagia tak terkira
Saudaraku jangan ria

Titik…titik air hujan
Tergenang di pematang
Dalam kubangan
Kuucapkan,
“Salah serung,
Salah sangul,
Bibik Rebinah,
Putri keriput”
Izin menegukmu
Lenyap dahagaku

Ya’zud ma’zud
Maju mundur
Penuh keraguan
Dungu
Serakah
Menebang pohon kehidupan
Sumber air hilang
Pasak bumi renggang
Gunung bergoyang
Bencana datang
Kelaparan mengancam

Ampuni aku Ya Ilahi
Akulah manusia yang paling berdosa di antara pendosa
Sejak manusia berakal budi pertama
Nabi Adam Alaihi Salam namanya
Sampai terakhir manusia

Aku mandi sunat taubat
Dilem
Renggali
Tanoh dah
Mungkur
Bunge pitu warna
Kune wih manut ku toa
Lagu noya manut salah dan dosa

Lalu…
Aku mandi Sirrullah
Berdiri di tanah suci
Ingat kepada candra rupa
Sirna rupa tinggal cahaya
Sirna cahaya tinggal suci
Sirna suci tinggal rasa
Sirna rasa tinggal Sukma

Air kunnu Allah ku isi
Menyala api
Angin bagas memutus urat tali
Kepada Kedemat tanah bernabi
Aku melangkah
Hadiah AL-Fatihah
Al-ikhlas
Al-Falaq
An-Nas
Sampaikan hajat cinta pintaku
Rabbana atina fid dunya hasanah
Wafil akhirati hasanah
Waqina adza bannar

(Lut Tawar, 23 September 2020)

Comments

comments