Oleh : Fauzan Azima*
Ada satu bunyi yang seharusnya membuat pejabat lebih rajin bercermin daripada berpidato: alarm OTT.
Haili Yoga perlu belajar dari Awan Prado. Dalam dunia kekuasaan, kursi empuk bisa berubah menjadi kursi listrik kalau lupa bahwa setiap keputusan punya jejak.
Jangan sampai pagi sibuk meresmikan proyek, siang memotong pita, sore tersenyum di depan kamera, malam baru bertanya, “Siapa yang tanda tangan?”
Itu terlambat, Bung!
Anggaran daerah bukan warisan keluarga. Proyek pemerintah bukan kue ulang tahun yang bebas dibagi kepada teman. Dan jabatan bukan kartu VIP untuk keluar-masuk ruang gelap.
Maka, sebelum KPK datang membawa kamera dan rompi, lebih baik pemerintah sendiri yang membuka buku: anggaran transparan, tender terbuka, keputusan bisa diperiksa, dan pejabat berani bertanggung jawab.
Karena dalam politik, yang paling menakutkan bukan suara kritik rakyat. Yang paling menakutkan adalah ketika pintu diketuk pagi-pagi dan yang datang bukan tamu undangan.
Haili Yoga, belajarlah dari Awan Prado: jangan tunggu alarm OTT berbunyi untuk sadar bahwa kekuasaan juga punya CCTV.
(Mendale, September 16, 2026)






