HT Ibrahim Soroti Kelangkaan Semen di Aceh Tengah dan Bener Meriah

oleh
Anggota Komisi III DPR RI HT. Ibrahim,ST. (Foto:LG.co)

Banda Aceh, Lintasgayo.co – Anggota Komisi III DPR RI, H. Teuku Ibrahim, menyoroti kelangkaan dan tingginya harga semen di sejumlah wilayah Aceh yang dinilai telah menghambat pembangunan, terutama di daerah yang sedang menjalani proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Menurut HT Ibrahim, persoalan tersebut menjadi keluhan masyarakat, khususnya di Aceh Tengah dan Bener Meriah, di mana harga semen dilaporkan melonjak hingga hampir dua kali lipat dari harga normal, sementara pasokan di lapangan juga sulit diperoleh.

“Saya memahami keresahan masyarakat. Walaupun persoalan ini bukan menjadi tugas Komisi III, tetapi sebagai wakil rakyat Aceh saya berkewajiban memperjuangkan setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar HT Ibrahim saat bersilaturahmi dengan wartawan, Minggu (2/8/2026).

Ia mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Ketua Komisi VII DPR RI setelah kembali ke Jakarta untuk mempertanyakan distribusi semen di Aceh sekaligus menindaklanjuti hasil kunjungan Komisi VII ke pabrik semen beberapa waktu lalu.

“Saya akan mempertanyakan bagaimana kelanjutan hasil kunjungan tersebut dan mengapa distribusi semen ke Aceh masih menjadi persoalan. Ini perlu mendapat perhatian agar kebutuhan masyarakat dan pembangunan tidak terganggu,” katanya.

HT Ibrahim menilai ketersediaan material bangunan menjadi faktor penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. Karena itu, distribusi semen harus berjalan normal agar pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, maupun rumah masyarakat dapat berlangsung sesuai rencana.

Ia berharap pemerintah bersama pihak terkait segera mencari solusi atas kelangkaan semen sehingga harga kembali stabil dan pasokan tersedia di seluruh wilayah Aceh.

“Yang terpenting sekarang adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan proses pembangunan tidak terhambat. Kami akan ikut mengawal persoalan ini agar segera ada penyelesaiannya,” tegas HT Ibrahim.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.