Ketua PEMATANG Soroti Minimnya Peran Pemerintah dalam Pembangunan Jembatan Apung Kampung Reje Payung

oleh

Lhokseumawe-LintasGAYO.co : Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Asal Tanoh Gayo Wilayah Lhokseumawe–Aceh Utara (PEMATANG), Dicka Ipansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, yang berhasil membangun jembatan apung sepanjang  80 meter melalui semangat gotong royong dan donasi masyarakat yang mencapai sekitar Rp25 juta.

Menurut Dicka Ipansyah, semangat kebersamaan masyarakat patut diapresiasi. Namun di sisi lain, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai peran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar yang menjadi hak masyarakat.

“Kami mengapresiasi solidaritas masyarakat Reje Payung yang rela bergotong royong dan mengumpulkan dana untuk membangun akses penghubung. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, di mana peran pemerintah ketika masyarakat harus menanggung sendiri pembangunan infrastruktur yang sangat vital?,” ujar Dicka Ipansyah.

Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari warga. Infrastruktur seperti ini semestinya menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pemerintah yang memiliki kewenangan terhadap penanganan pascabencana.

PEMATANG mendorong pemerintah agar segera memberikan solusi jangka panjang melalui pembangunan jembatan yang permanen, aman, dan layak digunakan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada pembangunan darurat yang dibiayai secara swadaya.

“Semangat gotong royong adalah kekuatan masyarakat Gayo, tetapi gotong royong tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab negara dalam menyediakan pelayanan publik dan infrastruktur yang memadai. Pemerintah harus hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya melihat masyarakat berjuang sendiri,” tegasnya.

Sebagai organisasi mahasiswa daerah, PEMATANG menyatakan akan terus mengawal berbagai persoalan pembangunan di Tanoh Gayo dan berharap pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi agar penanganan infrastruktur pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. [SP]

Comments

comments