KNA Minta BPJN Dukung Penuh Perbaikan Swadaya Jalan Enang-Enang

oleh

BANDA ACEH-LintasGAYO.co : Keluarga Negeri Antara (KNA) Banda Aceh melakukan audiensi dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terkait kondisi ruas Jalan Bireuen–Takengon di kawasan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, yang mengalami kerusakan dan menjadi perhatian masyarakat.

Ketua Harian KNA Banda Aceh, Ichwanul Fitri alias Iwan Serule, mengatakan pertemuan yang berlangsung pada Kamis pagi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait upaya pemulihan akses transportasi yang selama ini dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, tadi pagi kita sudah diterima oleh Kepala BPJN Aceh untuk beraudiensi. Ada beberapa kesimpulan yang disepakati bersama terkait penanganan Jalan Enang-Enang,” kata Iwan Serule.

Salah satu poin utama yang disepakati, lanjut Iwan, adalah dukungan penuh BPJN Aceh terhadap upaya perbaikan jalan yang dilakukan oleh Syahrial dan masyarakat setempat agar akses tersebut kembali dapat dilalui kendaraan.

Menurutnya, KNA juga meminta BPJN Aceh agar tidak lagi menggunakan istilah atau pernyataan yang menyebut Jalan Enang-Enang ditutup. Pernyataan tersebut dinilai melukai perasaan masyarakat yang telah membantu negara dengan bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.

“Kami meminta agar pihak BPJN lebih bijak dalam menyampaikan informasi kepada publik. Masyarakat sedang berjuang bersama membuka akses jalan dan membantu negara, sehingga perlu dihargai,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, BPJN Aceh juga menyampaikan rencana jangka panjang pemulihan Jalan Enang-Enang melalui pembangunan jembatan permanen. Proses pembangunan direncanakan dimulai pada tahun 2027 melalui tahap perencanaan, namun akan diupayakan agar dapat direalisasikan lebih cepat pada tahun 2026.

Selain itu, pada hari yang sama dijadwalkan kedatangan tim penilai jalan dan jembatan dari Kementerian untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan di kawasan Enang-Enang sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

KNA turut mengusulkan agar jalan dan jembatan yang saat ini sedang dikerjakan secara swadaya masyarakat dapat difungsikan sementara dengan pembangunan jembatan darurat yang aman dilalui kendaraan bertonase terbatas. Usulan tersebut diterima oleh BPJN Aceh dan akan diteruskan ke Kementerian, termasuk penyediaan rambu-rambu pendukung yang diperlukan.

Di sisi lain, perbaikan jalur alternatif melalui Werlah juga akan tetap dilanjutkan. KNA bahkan mengusulkan agar status jalan tersebut ditingkatkan dari jalan kabupaten menjadi jalan nasional guna mendukung konektivitas kawasan tengah Aceh.

Iwan menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang jelas dan transparan kepada masyarakat terkait rencana pemulihan ruas Jalan Bireuen–Takengon, khususnya di kawasan Tajuk Enang-Enang.

“Ke depan akan dilaksanakan pertemuan lanjutan untuk memonitor dan menindaklanjuti perkembangan pemulihan Jalan Enang-Enang, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian terkait langkah-langkah yang sedang dan akan dilakukan pemerintah,” demikian Iwan Serule.

[FA]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.