TAKENGON-LintasGAYO.co : SMA Negeri 1 Takengon menggelar prosesi adat Gayo, Munulak ni Anak ku Jema Tue (menyerahkan anak kembali ke orang tua), sebagai proses akhir pembelajaran bagi siswa kelas XII, Kamis 16 April 2026.
Kepala SMA Negeri 1 Takengon, Konadi Lingga, M.Pd mengatakan, prosesi ini sepenuhnya diarahkan oleh Majelis Adat Gayo (MAG) yang juga dihadiri oleh Reje, Imem dan Petue Kampung Blang Kolak 1, Komite Sekolah dan orang tua siswa kelas XII.
“Kegiatan ini, tidak dipungut biaya dari oramg tua siswa, ini merupakan prosesi adat, dimana pada saat siswa masuk tiga tahun yang lalu juga dilakukan acara Munyerah ni Anak ku Tengku Guru yang dilakukan oleh orang tua kepada guru,” terang Konadi.
“Dan pada hari ini, setelah tiga tahun di didik anak kelas XII telah merampungkan seluruh proses pembelajaran di SMA dan akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, prosesi adat ini setelah didik kita kembalikan ke orang tua,” tambahnya.
Prosesi adat Munulak ni Anak ku Jema Tue dilakukan dalam proses adat Gayo yang diakomodir oleh MAG, semua kegiatan dalam prosesi ini menggunakan bahasa Gayo.
Sementara itu, Ketua MAG Aceh Tengah, Hasbullah HR dalam kesempatan itu mengatakan, prosesi ini memang sudah digalakkan oleh MAG sejak beberapa tahun lalu.
“Baik itu Munyerahni Anak ku Guru dan Meunulak ni Anak ku Jema Tua, kegiatannya diakomodir oleh MAG. Dan terima kasih, SMAN 1 Takengon hari ini telah melaksanakan prosesnya untuk melestarikan budaya Gayo,” demikian Hasbullah HR.
[Darmawan]







