Gelar Pacuan Kuda di Tengah Bencana, Pemkab Aceh Tengah Dikritik

oleh
Pacuan Kuda Gayo. (Foto : Darmawan)

TAKENGON-LintasGAYO.co : Pemkab Aceh Tengah berencana akan menggelar event pacuan kuda sebelum Idul Adha 1447 H tahun ini.

Menangapi itu, tokoh muda Aceh Tengah, Edy Syahputra mengecam keras pelaksanaan tersebut. Pasalnya, daerah masih berada dalam masa pemulihan bencana.

“Kondisi hari ini, bencana masih terus mengintai warga Aceh Tengah, apakah layak event pacuan kuda digelar?,” tanya Edy, Selasa 14 April 2026.‎

Edi menganggap alasan Pemkab sebagai untuk trauma healing tidak masuk akal, malahan mempertanyakan siapa penikmat pacuan kuda tersebut, bukankah hanya segelintir orang yang saja.

‎”Apapun alasannya itu tidak masuk akal, sempat-sempat nya mereka mengadakan event di tengah tengah musibah yang belum berakhir,” katanya.

‎Biaya yang dikeluarkan sebanyak 480 juta rupiah lebih baik untuk antisipasi bencana susulan, mengingat curah hujan yang masih terus berlangsung sampai saat ini, banyaknya jalan yang masih tertimbun longsor, air naik yang menggenangi permukiman warga.

“Bupati dalam hal ini agar dapat mengingatkan Dinas Pariwisata untuk mempertimbangkan hajatan yang di anggap hanya menyenangkan pihak pihak tertentu saja,” tegasnya.

‎Seharusnya Pemkab melihat secara hati nurani, masih banyak masyarakat yang tinggal dipengungsian dan hunian sementara (huntara) yang tak kunjung selesai, bantuan yang belum merata ditambah mata pencarian perkebunan dan persawahan yang belum jelas ganti ruginya.

‎”Jika kegiatan tersebut tetap dilakukan, kami beranggapan hati nurani mereka telah ditutup dan bupati dalam hal ini hanya sebatas pemimpin tanpa bobot yang jelas,” tutupnya.

[SP]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.