REDELONG-LintasGAYO.co : Status gunung api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah, kini sudah berada di level normal setelah sebelumnya aktivitas gunung bertipe strato tersebut naik ke Level II Waspada, sejak 2 Agustus 2025 lalu.
“Pengamatan visual menunjukkan aktivitas kawah tergolong rendah dimana hembusan asap kawah tidak teramati,” kata Ketua PVMBG Pos Pematau Burni Telong, Ihsan Nova Abadi, Selasa 9 September 2025.
“Hal ini mengindikasikan terjadi penurunan tekanan dan aktivitas magma tidak menerus ke permukaan sehingga tidak terjadi pelepasan gas atau peningkatan suhu kawah,” tambahnya.
Disampaikan, dari pengamatan visual tingkat aktivitas Burni Telong diturunkan dari Level II Waspada ke Level 1 Normal sejak hari ini, pukul 09.00 Wib.
Terkait : Aktivitas Gunung Api Burni Telong Naik dari Normal ke Waspada, Pendakian Diimbau Dihentikan
“Meski demikian, kami tetap mengimbau agar para pendaki tidak bermalam di area kawah dan tidak berada di derah fumarola dan solfatara pada saat cuaca mendung dan hujan, karena konsentrasi gas dapat membahayakan kehidupan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar saat konferensi pers mengatakan, meski status sudah normal masyarakat tetap harus waspada. gunung api Burni Telong sudah kembali.
“Kita bersyukur status gunung api Burni Telong turun dari level II waspada ke level I normal. Pun demikian, warga maupun wisatawan untuk sementara waktu dilarang bermalam di sekitar kawasan Burni Telong,” pinta Tagore.
[Darmawan]





