SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen Gelar Seminar Parenting

oleh

Bireuen-LintasGAYO.co : Setiap anak mempunyai hak, kewajiban, kesempatan, dan peran yang sama dalam setiap aspek kehidupan, khususnya dalam pendidikan. Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 31 yang menyatakan bahwa setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, berhak memperoleh pendidikan.

Sabtu, (11/09/2021) SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen menyelenggarakan kegiatan seminar parenting Strategi Pola Asuh untuk Meningkatkan Karakter Anak Luar Biasa. Acara ini bertujuan agar orang tua dapat memahami karakter anak berkebutuhan khusus sesuai dengan ketunaanya, menerapkan pola asuh yang efektif, serta dapat belajar lebih memahami cara pembelajaran anak di rumah.

dr. Athaillah A. Latief, Sp.OG., selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah wilayah Kabupaten Bireuen sekaligus Pembina SLB Vokasional Muhammadiyah dalam pembukaan kegiatan seminar mengatakan bahwa pendampingan orang tua adalah salah satu aspek penting dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus, karena pola asuh yang diberikan orang tua akan berdampak pada kehidupan dan kepribadian anak.

“Orang tua adalah kerabat terdekat anak yang dapat mendorong mereka untuk mencapai cita-cita dan pengembangan dirinya menjadi insan yang berkarakter, terampil, memiliki kemampuan yang baik dalam berinteraksi dan bersosialisasi dalam masyarakat, serta dapat hidup mandiri saat mereka tumbuh dewasa nanti,” jelas Athaillah A. Latief, Sabtu, (11/09/20210).

Gaya pengasuhan yang tidak sehat pada anak berkebutuhan khusus akan dapat menimbulkan stigma negatif di masyarakat, karena jika pola asuh yang diberikan salah, maka ini akan menyebabkan anak menjadi tidak mandiri, terlalu tergantung sehingga menjadi tidak produktif.

Keadaan seperti ini justru dapat menimbulkan stigma buruk dalam masyarakat, dengan anggapan bahwa mereka anak-anak berkebutuhan khusus tidak memiliki kemampuan, selalu harus dibantu serta tidak kreatif.

“Pola asuh yang tidak baik dapat membuat anak memiliki beban moral dan materi di masa depan, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk orang tua dan keluarga mereka. Inilah sebabnya mengapa orang tua perlu menanamkan pola asuh yang tepat untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Orang tua juga harus membiasakan pengasuhan dan perlakuan yang adil bagi semua anak, bagaimanapun kondisinya,” tambah Istiarsyah, S.Pd.I.,S.Pd.,M.Ed., Kepala SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami orang tua, memberikan pencerahan yang positif dalam pola asuh anak. Kami dapat menginstropeksi diri terhadap apa yang telah kami berikan, serta mendapat motivasi dan semangat baru untuk memberikan pendampingan yang lebih baik lagi bagi anak-anak,” ucap RY, salah seorang orang tua siswa.

Narasumber kegiatan ini di isi oleh Hera Yanti, M.Psi dan ditutup dengan kegiatan muhasabah oleh ustadz Rizki Dasilva, S.Pd., MA., Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen.

“Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi sekolah, guru, orang tua, dan anak. Kegiatan parenting ini sebagai wadah silaturhami orang tua dan sekolah, menyatukan visi misi sekolah, saling bekerjasama, berbagi pengetahuan, cerita, pengalaman, serta berbagi solusi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan anak di rumah dan di sekolah,” tutup Rusdianti Maya Sari, S.Psi, Ketua panitia kegiatan seminar.

[SP]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.