Catatan Khalisuddin NOME tuyuh ni tamur, yang bermakna “tidur lelap di bawah tambur/beduk”, sebuah permisalan bernada sindiran kepada seseorang yang tidak faham persoalan atau
Mengenal Gayo melalui buku John Bowen (1)
Mengenal Gayo melalui “Sumatran Politics and Poetics : Gayo History, 1900 – 1989” (Bag 1) Oleh : Win Wan Nur* Sumatran Politics
(Arsip Syamsuddin Said): Seberu Gayo dan Tradisi musik canang di Gayo Lues
ZAMAN dulu calon pengantin Pria di Gayo Lues diantar ramai-ramai ke rumah calon mempelai Wanita, pada malam hari untuk menerima akad nikah
Canang Gayo
Oleh : Buniyamin S Canang adalah alat bunyian yang terbuat dari tembaga. Canang masuk kedalam alat kesenian Gayo walau apada awalnya benda
Ngupi Murum, Tradisi malam Ramadhan di Mersah Rema
Mersah atau meunasah Kampung Rema kecamatan Kuta Panjang Kabupaten Gayo Lues memiliki tradisi yang sudah lama mereka jalankan, yaitu Ngupi Murum (ngopi
Seberu Gayo
Oleh : Susi Susanti SEBERU (Gadis-red) Gayo adalah sebutan untuk para gadis di dataran tinggi Gayo, khususnya di Kabupaten Gayo Lues, sementara
Ketol, Kampung Asal dan Rekaman Sejarah Gayo
Khalisuddin Nama salah satu kecamatan di Aceh Tengah sangat mudah di ingat bernama “Ketol” yang dalam bahasa Gayo berarti cacing. Ketol sangat
- Sebelumnya
- 1
- …
- 124
- 125
- 126
- …
- 149
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


