Oleh : Syukri Muhammad Syukri* Menjelang berakhirnya waktu penelitian tahun 2011, langit di atas ceruk Mendale mulai berubah warna. Ketut berdiri di
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 10: Mengukur Waktu
Oleh : Syukri Muhammad Syukri* Berita tentang penemuan kerangka manusia di ceruk Mendale dan Ujung Karang menyebar, tanah tinggi bergemuruh. Bukan oleh
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 9: Antara Tulang dan Tanah
Oleh : Syukri Muhammad Syukri* Pagi itu di ceruk Ujung Karang, cahaya matahari menyusup pelan di antara dinding batu. Udara lembap, dan
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 8: Jejak yang Pernah Bicara
Oleh : Muhammad Syukri* Di ceruk Mendale, tanah tidak hanya menyimpan alat dan hiasan, tapi juga sisa tubuh yang pernah hidup. Para
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 7: Hiasan yang Menyimpan Nyanyian.
Oleh : Syukri Muhammad Syukri* Sejak hari pertama ekskavasi di ceruk Mendale dan ceruk Ujung Karang, ada satu sosok yang selalu hadir,
Mengukur Nafas Waktu, Bagian 6: Batu Bicara Asal Muasal
Oleh Syukri Muhammad Syukri Di antara serpihan tanah yang tersingkap dari sisa pengerukan tebing ceruk Mendale, Ketut menemukan sesuatu yang membuatnya terdiam
- 1
- 2
- …
- 54
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






