Marlin Dinamikanto
dinda, abang lupa kasih tahu
cinta yang adik miliki
dulu dimiliki orang lain
sudah ada sertifikatnya
tapi abang lupa taruh di mana
dinda, cinta memang kejam
rajam hati yang paling dalam
kadang bertapa di keheningan
hanya sibuk cari-cari cara
agar cinta selalu temukan bara
meskipun itu hanya upacara
sungguh, abang tidak tahu
apakah cinta mesti dirawat
dengan perhatian tunggal
tidak terbagi-bagi
seperti kita merawat Tuhan
berkurban atas kesetian
yang kukuh hingga senyap
dinda, biarkan abang bernapas
sehari ini saja. Sendiri
berpeluk duka yang ikhlas.[SY]
The Proklamasi Mansion, September 2026






