REDELONG-LintasGAYO.co : SMA Negeri 1 Permata bersiap menggelar panen raya kopi pada Rabu, 29 April 2026. Program berbasis praktik ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menanamkan kemandirian, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan kepada siswa.
Perkebunan kopi yang dikelola bersama oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan kini menunjukkan hasil menggembirakan. Tanaman yang telah melalui proses penanaman hingga perawatan intensif tersebut siap dipanen dalam jumlah signifikan.
Kepala SMA Negeri 1 Permata, Hammaddin, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.
“Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung tentang pertanian, manajemen usaha, serta nilai kerja keras dan tanggung jawab,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Panen raya ini juga akan dirangkaikan dengan peresmian Aspro (Agrokopi School Project), salah satu program unggulan sekolah. Wakasek Bidang Humas, Muzakir, menambahkan kegiatan tersebut turut diisi dengan pemberian santunan kepada siswa yatim.
Tak sekadar panen, hasil kopi akan diolah menjadi produk unggulan sekolah dengan melibatkan siswa dalam seluruh proses, mulai dari pascapanen hingga pemasaran. Upaya ini diharapkan mampu membekali siswa dengan keterampilan kewirausahaan yang aplikatif.
Terkait : Pendidikan Kewirausahaan, SMAN 1 Permata Perluas Kebun Kopi
Selain itu, kegiatan panen raya akan dikemas secara edukatif dengan melibatkan orang tua/komite, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran sekolah dalam mengembangkan potensi lokal.
SMA Negeri 1 Permata optimistis program perkebunan kopi ini dapat menjadi contoh praktik baik pendidikan berbasis potensi daerah sekaligus penguatan karakter dan keterampilan siswa.
[Ril]





