JAKARTA-LintasGAYO.co : Salah seorang tokoh pemekaran Kabupaten Bener Meriah, DR. Rahmat Salam, M.Si menanggapi adanya wacana perubahan nama kabupaten penghasil kopi arabika tersebut.
Kepada LintasGAYO.co, Sabtu 6 Juni 2020, Rahmat Salam mengatakan tak masalah jika nama tersebut diganti.
“Kalau semua tokoh dan masyarakat sudah sepakat mengganti nama Bener Meriah, ya boleh saja,” katanya.
Rahmat Salam yang kini menjabat Asisten Daerah I Bidang Pemerintah Kota Tangerang Selatan ini mengatakan, jika nama Bener Meriah diganti maka secara aturan harus dibahas terlebih dahulu di DPRK.
“Dan usulan tersebut disampaikan ke DPR-RI melalui DPR Aceh atau tembusan ke DPR Aceh, untuk merivisi UU Pembentukan Kabupaten Bener Meriah,” terangnya.
Sebelumnya, wacana penggantian nama Kabupaten Bener Meriah mencuat saat sejumlah tokoh bertemu dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Takengon.
Secara historis nama Bener Meriah diambil dari nama anak Reje Linge, Bener Merie yang dibunuh oleh pamannya sendiri lantaran takut tahtanya bergeser.
[Darmawan]





