[Puisi] Corona dan Indonesia Anjun Mengintai tiap raga Menjadi huru-hara Bahaya Pasrah Resah dibuatnya Langkah ada batasnya Berdiam diri tak bermakna Ekonomi
[Puisi] Dosa Segala Kata
[Puisi] Dosa Segala Kata Salman Yoga S Sebagai penguasa aku punya segala kata-kata Untuk berjanji dan mengingkarinya Menipu dan memberi syurga Menghitamkan
[Puisi] Qurban dan Takwa
[Puisi] Qurban dan Takwa Anjun Mimpi menghampiri Nabi Ibrahim Panggilan jiwa dari Illahi Qurbankan buah hati yang dicintai Ketaatan diri kehadirat Rabbi
[Puisi Bahasa Gayo] Belah Bersi
[Puisi Bahasa Gayo] Belah Bersi Joni MN Kösim si munaso ségét Lede si munoso jing Tikel si munaso lungi Kemili si munaso
[Puisi] Luruh Darah Qurban
[Puisi] Luruh Darah Qurban Anjun Sepuluh dzulhijah telah tiba Bersama hitamnya langit senja Menyelimuti sukma menghimpit dada Namun tetap membara semangat di
[Saer Gayo] Serlah Gere Kin Tuah
[Saer Gayo] Serlah Gere Kin Tuah Hakimiadi Sudirman Rawe gere mu tene tauh ni uren wan alak beramuren memakin basah sebangsa uren
Anies Baswedan Komentari dan Sadur Puisi Salman Yoga dalam Buku Jakarta dan Betawi
Jakarta-LintasGAYO.co: Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Anies Baswedan, Ph.D mengapresiasi puisi karya Penyair Nasional asal tanah Gayo Salman Yoga S.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 60
- 61
- 62
- …
- 213
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







