TAKENGON-LintasGAYO.co : Alumni Fisika SMA 1/A1 91 Takengon Aceh Tengah, kumpulkan donasi untuk menormalisasi jalan dan jembatan Enang-Enang di ruas jalan nasional Takengon-Bireuen, yang rusak terkena bencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu.
Melihat kondisi ruas jalan yang cukup vital bagi roda perekonomian rakyat di wilayah tengah Aceh itu, tokoh masyarakat setempat Syahria Abadi menginisiasi pembukaan kembali jalan yang sempat terputus tersebut.
Melihat lambannya penanganan dari pemerintah, sejumlah kalangan membuka donasi untuk normalisasi jalan dan jembatan di Enang-Enang.
Alumni Fisika SMA 1/A1 91 Takengon Aceh Tengah, sebesar Rp. 12.800.000,- dikumpulkan oleh Ardhiansyah Putra Bin Alfian KZ dari Komunitas Gayo Peduli.
Penyerahan donasi berlangsung pada Rabu 3 Juni 2026 kemarin, yang disaksikan oleh beberapa komunitas diantaranya The Gayo Institute ( TGI), Komunitas Umah Supu, Sangar Uluh Guel, komunitas Teater Reje Linge, kepada Sahrial Abadi selaku penggagas normalisasi jalan dan jembatan Enang-Enang.
Ardhiansyah Putra Bin Alfian KZ menyatakan donasi ini sebagian besar berasal dari Alumni Fisika SMA 1/A1 91 Takengon Aceh Tengah.
”Kita juga menyampaikan amanah Alumni Fisika SMA 1 /A1 91 Takengon Aceh Tengah, berupa bantuan uang untuk mendukung relawan yang bekerja di lokasi tersebut”, kata Ardhiansyah.
Sementara itu Purnama K Ruslan dari Umah Supu menyatakan, bantuan ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap tergangunya akses masyarakat penguna jalan.
“Bantuan ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” kata Purnama K Ruslan yang diamiin ni Salman Yoga dari The Gayo Institute (TGI).
Sebagaimana diketahui Enang-Enang merupakan salah satu tempat bersejarah bagi masyarakat Gayo. Sebuah lirik lagu Gayo, yang populer juga dikenal sebagian besar masyarakat dengan sebutan Enang-Enang Mersah Ujung.
[Darmawan]
