TAKENGON-LintasGAYO.co : Tim formatur yang dibentuk berdasarkan amanat Konferensi Cabang (Konfercab) VIII Nahdlatul Ulama Kabupaten Aceh Tengah berhasil merampungkan penyusunan draf susunan kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Tengah Masa Khidmat 2026–2031.
Penyusunan tersebut diselesaikan dalam rapat formatur yang berlangsung pada Jumat (22/5/2026) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah.
Rapat formatur dilaksanakan sebagai tindak lanjut keputusan Konfercab yang memberikan mandat kepada tim untuk melengkapi dan menyusun struktur kepengurusan harian Syuriyah dan Tanfidziyah beserta unsur pendukung lainnya sesuai ketentuan organisasi.
Proses penyusunan dilakukan melalui musyawarah dan pembahasan bersama dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta representasi unsur yang ada di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Tim formatur terdiri atas Tgk. Kamaruddin Anshory selaku Rois Syuriyah terpilih sekaligus Ketua Formatur; Tgk. H. Wahdi MS, MA selaku Ketua Tanfidziyah terpilih sekaligus Sekretaris Formatur; Dr. Tgk. Musliadi Rishna, MA sebagai unsur PCNU masa khidmat 2020–2025 (demisioner); Mahbub Fauzie, S.Ag., M.Pd sebagai perwakilan MWC; serta Tgk. Ridwan, S.Pd.I sebagai perwakilan MWC.
Melalui proses tersebut, tim berhasil menyusun draf struktur kepengurusan yang mencakup jajaran Mustasyar, Syuriyah, A’wan, serta Tanfidziyah untuk masa khidmat lima tahun ke depan.
Draf susunan kepengurusan selanjutnya akan diajukan kepada PWNU Aceh guna dilakukan proses verifikasi dan pengesahan sesuai mekanisme organisasi sebelum ditetapkan secara resmi sebagai kepengurusan PCNU Aceh Tengah Masa Khidmat 2026–2031.
Dalam rapat tersebut turut hadir Irhamna, M.Pd yang bertugas sebagai notulen. Irhamna juga diketahui merupakan bagian dari panitia Konfercab VIII yang sebelumnya telah menyukseskan pelaksanaan forum organisasi tersebut.
Salah satu anggota formatur, Dr. Tgk. Musliadi Rishna, MA menyampaikan harapannya agar seluruh pihak yang telah dipercaya masuk dalam kepengurusan dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan.
“Harapan besar kita adalah bahwa sahabat-sahabat yang telah dirangkul oleh Tim Formatur kiranya ikhlas dalam berkhidmat untuk Nahdliyyin di Tanoh Gayo,” ujarnya.
Penyusunan kepengurusan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Aceh Tengah dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pelayanan umat pada periode mendatang.[]
(Mahbub Fauzie)





