TAKENGON-LintasGAYO.co : Forum Ukhuwah Silaturrahmi Pengajian Ibu-Ibu Takengon (FUSPITA), kelompok majelis taklim binaan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, kembali menggelar pengajian rutin bulanan di Masjid Nurul Hikmah, Kampung Gayo Murni, Kecamatan Atu Lintang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara selingan bersama BKMT tersebut menghadirkan penceramah Tgk. Drs. Abu Mu’min, M.Pd., yang juga Kepala MAN 3 Aceh Tengah, dengan tema “Peranan Ibu dalam Pendidikan Agama pada Keluarga.”
Pengajian ini turut dihadiri Kabag Kesra Setdakab Aceh Tengah, Kadis Syariat Islam Aceh Tengah, Camat Atu Lintang, Mukim Burni Reje Linge, Kepala KUA Atu Lintang, para penyuluh agama, Kapuskesmas, Danramil, Kapolsubsektor, para reje, imem, petue, RGM, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ketua dan jamaah pengajian ibu-ibu dari 11 kampung di Kecamatan Atu Lintang.
Acara diawali dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Ibu Reje Kampung Gayo Murni, Syamsidah, S.E. Selanjutnya sambutan Camat Atu Lintang disampaikan oleh Haris Nasir, S.E. selaku Kasi PMK Kecamatan Atu Lintang.
Sementara itu, sambutan bimbingan dan arahan dari Kakankemenag Aceh Tengah disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Atu Lintang, Mahbub Fauzie, S.Ag., M.Pd. Dalam arahannya, ia mengajak jamaah agar menyimak dengan baik inti ceramah pengajian dan meneladani keluarga Nabi Ibrahim AS dalam membangun keluarga yang taat kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan bahwa beberapa hari ke depan umat Islam akan menyambut Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Haji dan Qurban. Selain itu, beliau mengajak masyarakat untuk bersyukur atas hasil panen kopi di penghujung musim serta membiasakan menabung dan mengelola manajemen ekonomi keluarga dengan baik sebagai persiapan menghadapi masa paceklik.
Memasuki inti pengajian, Tgk. Abu Mu’min menekankan pentingnya peranan ibu dalam pendidikan agama di lingkungan keluarga. Menurutnya, pendidikan anak dimulai sejak dalam kandungan melalui keteladanan ibu dalam ibadah, akhlak, tutur kata, dan kehidupan sehari-hari.
Beliau juga mengingatkan pentingnya membangun suasana rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta menjadikan keluarga sebagai tempat pertama pendidikan agama bagi anak-anak.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Tgk. Syukur selaku Petue Kampung Gayo Murni.
(Abu Alfaiz)







