TAKENGON-LintasGAYO.co : Nahdlatul Ulama Kabupaten Aceh Tengah resmi menetapkan kepemimpinan baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Masa Khidmat 2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VIII yang berlangsung di Gedung PLHUT Aceh Tengah, Ahad (17/5/2026).
Dalam forum permusyawaratan tertinggi NU tingkat cabang tersebut, Tgk. Kamaruddin terpilih sebagai Rais Syuriyah PCNU Aceh Tengah Masa Khidmat 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA) yang berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan.
Sementara itu, H. Wahdi MS, MA dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Aceh Tengah Masa Khidmat 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam Sidang Pleno IV Konfercab VIII NU Aceh Tengah dan disambut antusias oleh peserta konferensi.
Tgk Kamaruddin salah satu ulama muda di Aceh Tengah pegiat kajian fikih dan tahfidzul Qur’an yang juga Pimpinan Dayah Al-Huda Jagong Jeget. Sementara H Wahdi MS MA juga pegiat keagamaan di tanoh Gayo yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah.
Konfercab VIII NU Aceh Tengah diawali dengan pengesahan tata tertib dan agenda konferensi, dilanjutkan dengan penyampaian serta pengesahan laporan pertanggungjawaban karateker PCNU Aceh Tengah. Forum juga membahas pokok-pokok program kerja, rekomendasi organisasi, serta hasil Bahtsul Masail yang menjadi arah gerak organisasi lima tahun mendatang.
Selain menetapkan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah, konferensi juga membentuk tim formatur yang bertugas menyusun dan melengkapi kepengurusan PCNU Aceh Tengah Masa Khidmat 2026–2031.
Konfercab VIII NU Aceh Tengah diharapkan menjadi momentum penguatan konsolidasi organisasi serta peningkatan peran Nahdlatul Ulama dalam membangun kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Tengah.
Sidang-sidang Konfercab VIII NU Aceh Tengah dipimpin oleh H. Asnawi M. Amin, S.Ag sebagai ketua sidang dan Al-Munzir, M.Si sebagai sekretaris sidang.
Ketua Karateker demisioner PCNU Aceh Tengah, Al-Munzir, S.Pd.I, M.Si mengungkapkan harapannya agar kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi organisasi pasca-konfercab.
“Alhamdulillah, saya berharap ke depan PCNU Aceh Tengah segera melakukan konsolidasi untuk melaksanakan pokok-pokok program kerja dan sejumlah rekomendasi sebagaimana amanah Konfercab,” ujarnya.
Ketua Tanfidziyah terpilih, H. Wahdi MS, MA menegaskan kesiapan dirinya mengemban amanah organisasi demi kemaslahatan umat dan warga nahdliyin di tanah Gayo.
“Kami siap mengemban amanah ini demi umat, khususnya jam’iyah NU dan kaum nahdliyin di bumi Gayo. Mari kita bangun sinergi bersama,” katanya.
Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh, Tgk. Faisal Ali, M.Pd turut hadir dan mengawal jalannya konfercab sejak pembukaan hingga berakhirnya acara.
Pembukaan Konfercab VIII NU Aceh Tengah juga dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, unsur Forkopimda, Rektor IAIN Takengon, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tengah, para kepala KUA, serta kepala madrasah se-Kabupaten Aceh Tengah.
[Mahbub Fauzie]





