TAKENGON-LintasGAYO.co : Dua orang pemancing yang tenggelam di Danau Lut Tawar, hingga Sabtu sore 16 Mei 2026 belum ditemukan.
Pencarian pun akan dilanjutkan besok, Minggu 17 Mei 2026. Demikian disampaikan Kalaksa BPBD Aceh Tengah, Andalika menjawab LintasGAYO.co.
“Hari ini, tim SAR Gabungan sudah berupa malakukan penyelaman, namun kedua korban belum berhasil ditemukan,” kata Andalika.
Disampaikan, kondisi Danau saat ini keruh hingga mengganggu jarak pandang (visibility) penyelaman.
“Visibility hanya 30 sampai 50 cm, ini menyulitkan tim penyelam melakukan pencarian. Begitu juga, para penyelam sudah melakukan batas maksimal waktu penyelaman per hari,” terang Andalika.
Sebagaimana diketahui, dua orang pemancing tenggelam di kawasan Mepar, Kebayakan, Danau Lut Tawar. Keduanya menaiki perahu saat pergi memancing.
Kejadian ini, terjadi pada Jum’at 15 Mei 2026 sekira pukul 17.00 Wib. Kejadian ini pun dilihat oleh pemancing lainnya yang berada di pinggir Danau.
Informasi yang dihimpun LintasGAYO.co, di lokasi, salah satu korban bernama Haikal yang merupakan warga Kampung Wihni Bakong, Kecamatan Silihnara Aceh Tengah (sebelumnya disebut Atang Jungket-red).
Sementara seorangnya lagi, bernama Dodi Irawan, yang tinggal di Kampung Jurusen, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dodi dikabarkan berasal dari Banda Aceh, dan baru saja menikah ke Jurusen, Pegasing.
[Darmawan]





