Heni Ekawati, Putri Gayo Kepsek SLB YPAC dengan Segudang Prestasi Hingga ke Internasional

oleh

Perjalanan panjang seorang guru kontrak di Aceh ini patut diacungi jempol.Betapa tidak, meski berstatus guru kontrak tak menyurutkan Heni Ekawati, S.Pd, M.Pd untuk terus mengasah kemampuan mengajarnya.

Saat ini, Heni dipercaya menjadi kepala sekolah SLB YPAC Banda Aceh. Ia pun mengawali karirnya sebagai guru kontrak di sekolah ini sejak 2005, hingga diangkat menjadi kepala sekolah di sekolah yayasan ini.

Meski masih berstatuskan guru kontrak, Heni, sapaan akrabnya, sudah dipercayakan sebagai kepala sekolah karena berbagai prestasi yang diperolehnya.

Heni, adalah seorang guru lulusan Fisika yang mencoba melangkah dan mengabdikan diri bersama anak-anak berkebutuhan khusus, dimana saat itu dalam bayangan dan khayalnya anak luar biasa adalah anak yang bagaimana.

“Penuh tanda tanya. Namun dengan Bismillairrahmanirrahim saya melangkahkan kaki untuk bergabung bersama anak-anak istimewa ini,” kata Heni kepada media ini, Sabtu 23 Oktober 2021.

Seiring berjalannya waktu, ia terus mengabdi dengan rasa semangat mengajar sebagai seorang guru pelajaran IPA Terpadu di SMALB YPAC Banda Aceh.

“Mulanya saya sebagai guru menari untuk anak Tunarungu (Anak yang memiliki hambatan tidak bisa berbicara dan mendengar),” kata Heni.

Setelah sebulan mengabdi di SLB YPAC, lanjutnya, Kepala Sekolah mengirimkannya untuk mengikuti Program Pelatihan Khusus Ke-PLB-an se-Indonesia, mewakili Provinsi Aceh selama dua (2) Bulan di Jakarta Selatan.
“Program pelatihan ini Kerjasama Direktorat Pendidikan Khusus dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ),” terang Heni.

Atas keikutsertaannya itu, kata Heni, dirinya merasa bersyukur karena setelah disana dia baru banyak mengetahui apa itu dunia PLB, dan bagaimana cara yang tepat untuk bersama membelajarkan Anak Berkebutuhan Khusus.

“Selama kegiatan tersebut saya mendapat predikat peserta terbaik dan terdisiplin saat mengikuti kegiatan,” ujar Heni.

Sepulangnya dari pdlatihan, dirinya terus berusaha mengimplementasikan cara mengarahkan, mengajar, mendidik anak yang benar di sekolah tersebut.

“Karena rasa cinta kasih dan sayang itu saya memilih untuk ingin sepenuhnya konsentrasi bersama Anak-anak istimewa ini dan menghabiskan waktu mengajar dan berkarya bersama Anak-anak istimewa ini,” ungkapnya.

Heni juga menuturkan, pekerjaan mulia ini dia tekuni dari tahun 2005 sampai dengan 2013 menjadi seorang guru yang selalu bersahaja bersama peserta didik tercintanya.

Di setiap tahunnya, selalu mendampingi peserta didiknya menari tampil di acara-acara yang sering diundang jika ada kegiatan kegiatan, bahkan ditingkat perlombaan seni siswa selalu unggul untuk tampil menari baik ditingkat Kota, Provinsi bahkan sampai tingkat nasional

“Meski saat itu masih berlatar belakang sarjana pendidikan umum namun karena cinta dan ketekunan, saya sudah seperti guru yang sama seperti alumni sarjana pendidikan khusus,” sebut Heni.

Untuk diketahui, Heni memulai pendidikan dari TK Seri Kuncung pada tahun 1988, kemudian SD Negeri 1 Takengon tahun 1989-1994 lalu masuk SMP Negeri 1 Takengon 1994-1997 lanjut ke SMA Negeri 2 Takengon 1997-2000.

Tamat SMA Heni melanjutkan pendidikan S1 FKIP Fisika lulusan 2005 dari Universitas Serambi Mekkah, Kuliah S1 Pendidikan Luar Biasa di Universitas Negeri Padang lulusan tahun, Kuliah S2 Management Administrasi Pendidikan Unsyiah tahun 2018.

Heni juga pernah mengikuti lomba pemapar juara 4 dari 6 terbaik tingkat kepala sekolah se Indonesia dan kepala sekolah berprestasi ditingkat nasional pada tahun 2019 yang lalu

Saat ini, kerena berbagai prestasi yang diperolehnya, guru kontrak ini dipercayakan menjadi Kepala Sekolah, SLB. B YPAC Banda Aceh, terpilih mewakili Indonesia ke kancah internasional untuk menuju Program SEAMEO INNOTECH bertajuk, Southeast Asian School Leadership Program (SEA-SLP). Dalam hal ini Mewakili Kepala Sekolah SLB Se-Indonesia SEA-SLP akan dilakukan secara online mulai 4 Oktober-26 November 2021.

Heni merupakan putri bungsu dari delapan bersaudara anak dari almarhum Ibrahim Munthe dan ibu Hj Nurhayati Thebe dari desa Belang Kolak II Takengon.

[Red]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.