Dispar Aceh Tengah Gelar Pelatihan Bagi SDM Kepariwisataan

oleh

Takengon-LintasGAYO.co : Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pariwisata menggelar pelatihan Sumber Daya Manusia Kepariwisataan dalam meningkatkan Standarisasi Perhotelan, Senin (27/09/2021).

Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Setdakab Aceh Tengah M. Thamrin Elashri, Mohd. Ali, SE menyampaikan, industri perhotelan menjadi satu di antara sekian banyak sektor riil yang ikut terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Kompleksitas hambatan dimasa pandemi mulai dari kebijakan hingga perubahan prilaku konsumen membuat usaha akomodasi dibidang ini belum dapat sertamerta dipulihkan.

“Oleh karenanya melalui kegiatan ini, hendaknya dapat menjadi salah satu usaha nyata dalam mengembalikan kepercayaan pengguna jasa perhotelan dengan langkah adaptasi dalam memberikan jaminan pelayanan terstandarisasi terutama ditengah situasi pandemi saat ini,” ujar Thamrin.

Lebih lanjut disampaikan, upaya ini memang membutuhkan kerja keras dan memerlukan pengorbanan, baik dana, waktu dan tenaga. Disamping itu, tidak kalah pentingnya adalah dukungan dari semua pihak.

“Kami juga mengajak kita semua untuk dapat bersama-sama saling bersinergi membangkitkan sektor pariwisata, baik melalui peningkatan kapasitas SDM maupun kreativitas pelayanan perhotelan sesuai standarisasi sebagai bagian dari pemulihan ekonomi,” lanjutnya.

“Kami menyambut positif terselenggaranya kegiatan pelatihan ini, pemerintah terus mendorong pelaku usaha untuk lebih kreatif, inovatif dan produktif serta kemampuan memanfaatkan teknologi dan informasi teknologi dan informasi untuk mendukung pengembangan pariwisata berorientasi pada pelayanan prima sesuai standar perhotelan,” imbuh Thamrin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Jumadil Enka mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah bagaimana kesiapan para pelaku usaha wisata di Aceh Tengah khususnya perhotelan, wisma dan penginapan serta home stay bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19.

“Terutama dari sisi manajemen, pengelolaan, sehingga pengunjung nyaman hadir ke Aceh Tengah,” kata Jumadil.

Pelatihan ini kata dia lagi, juga diajarkan tentang cara bagaimana wisatawan agar mau berlama-lama di Aceh Tengah. “Karena lamanya tinggal dari wisatawan itu menjadi faktor pendukung peningkatan ekonomi disektor wisata. Maka pelayanan yang diberikan harus maksimal,” terangnya.

Adapun pemateri dalam pelatihan ini adalah, GM Hotel Hermes Palace, Budi Saiful,.Susanti, SST, Par dari  SMKN 1 Takengon, jurusan perhotelan dan Iskandar, Ketua Tim Wisata Halal Aceh serta Mustasidah dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Peserta kegiatan ini berjumlah 100 orang dari semua pengelola hotel, home stay, penginapan dan wisma. Dan kegiatan ini akan dibarengi dengan field trip ke luar Sumatera,” tandasnya.

[Darmawan]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.