Terkait Swab Antigen Peserta Seleksi PPPK, Plt Kadinkes Aceh Tengah : Kami Tidak Pernah Memungut Biaya

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Yunasri, M.Kes menegaskan, pihaknya tidak pernah memengut biaya rapid tes antigen kepada peserta seleksi PPPK guru di Aceh Tengah.

“Saya sudah sampaikan di media, bahwa Dinkes memfasilitasi rapid tes antigen dan vaksinasi, dan itu gratis sesuai dengan instruksi Kemenkes untuk membantu para guru yang ikut seleksi,” kata Yunasri, Senin 13 September.

Menanggapi kabar yang beredar ada peserta yang dipungut biaya sebesar Rp. 50 ribu, itu diluar sepengatahuan dari Dinas Kesehatan Aceh Tengah.

“Panitianya bukan dari Dinkes, kita hanya menyiapkan alat dan tenaga teknisnya saja. Dan saya sudah wanti-wanti kepada anggota di lapangan tidak boleh dipungut biaya, terlepas ada yang pungut, itu diluar Dinkes coba tanyakan ke pihak panitia,” tegas Yunasri.

Menurut Yunasri, jika pun mereka akan memungut biaya, tentunya biaya yang dipatok bukan Rp. 50 rupiah. Melainkan, standar harga dari rapid tes antigen itu sendiri.

“Standar harganya itu Rp. 150 ribu dengan rincian Rp. 125 ribu untuk harga alatnya, sedangkan 25 ribu untuk nakes yang bekerja. Itu standar nasional, kalah kami ambil harga Rp. 50 ribu, tentunya kami rugi dong,” ungkapnya.

Dikatakan lagi, pihaknya hari ini juga sudah menanyakan perihal pemungutan biaya tersebut ke pihak panitia seleksi yakni dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Cabang Dinas Pendidikan, Aceh Tengah.

“Tadi saat rapat dengan Kadisdik dan Kacabdin, saya meminta jika ada oknum yang memungut biaya, untuk segera dikembalikan ke peserta. Dan di lokasi pengambilan sampel, swab antigen hari ini juga sudah tertulis biayanya gratis. Kalau yang kemarin ada pungutan, segera dikembalikan,” tegas Yunasri.

Terkait jumlah tools swab antigen, pihaknya hanya menyediakan 1201 tools, sesuai dengan jumlah peserta seleksi PPPK. “Untuk peserta tes CPNS, kita belum menjalin komunikasi apa-apa. Karena intruksi Menkes, itu untuk peserta seleksi PPPK saja,” tandas Yunasri.

Menanggapi pemungutan tersebut, LintasGAYO.co mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah, namu  hingga berita ini terbit, belum mendapat balasan.

[Darmawan]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.