Rumah Budaya Gayo Gelar Festival Panen Kopi Jualan

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Rumah Budaya Gayo saat ini tengah menggelar Festival Panen Kopi secara online.

Inisiator Festival Panen Kopi, Ardiansyah Ay, Jum’at 16 April 2021 mengatakan, Festival Panen Kopi Gayo adalah sebuah event yang mengombinasikan kegiatan pasar (kopi), kebudayaan dan pertunjukan kesenian dalam satu paket kegiatan.

“Tahun ini merupakan kali keempat pelaksanaan yang merupakan bentuk selebrasi atas kegiatan panen raya (besar) kopi Gayo,” katanya.

Dikatakan, dalam festival ini masyarakat (petani kopi) sebagai pemilik tempat dan kebudayaan berperan langsung sebagai pelaku dan penyelenggara kegiatan, sehingga masyarakat dapat terbiasa dan terstimulus dalam mengadakan kegiatan-kegiatan kreatif dan merasakan langsung efek dan hasil kegiatan yang mereka selenggarakan.

“Kita ketahui, Luas perkebunan kopi Gayo saat ini mencapai kurang lebih 120.000 hektar, yang tersebar dikabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. 90 persen masyarakat Gayo berprofesi sebagai petani kopi dan 80 diantaranya menggantungkan hidup dari pertanian kopi,” katanya.

Dilanjutkan, Covid 19 menyebabkan harga Kopi Gayo turun secara drastis dilingkungan para petani. Hal ini mengancam ketahanan ekonomi mereka.

“Atas hal tersebut maka pada tahun ini Festival Panen Kopi Gayo memulai sebuah program bertajuk “FESTIVAL PANEN KOPI JUALAN” yang akan diselenggarakan secara online. Dalam penyelenggaraannya program ini berfokus pada kegiatan penjualan kopi para petani secara online melalui website yang disediakan yakni https://panenkopifest.com/shop/ ,” tambahnya.

Kata Ardiansyah lagi, disamping itu juga akan ada kegiatan edukasi mengenai penanaman dan perawatan kebun kopi serta pemprosesan biji kopi baik secara tradisional maupun modern yang dilakukan langsung oleh petani kopi Gayo secara virtual melalui beberapa kanal media streaming salah satunya di akun youtube Festival Panen Kopi Gayo.

“Kegiatan ini hadir dengan tujuan sebagai perpanjangan tangan para petani kopi Gayo untuk bertemu langsung dengan para pembeli yang akan membeli dengan harga yang lebih baik,” ujarnya.

“Dalam hal ini, Festival Panen Kopi Gayo Jualan bertindak sebagai platform promosi dan penjualan kopi para petani Gayo. Diharapkan kegiatan ini dapat memperbaiki ekonomi para petani kopi Gayo kedepannya, dan dapat menstimulus jalur baru untuk penjualan kopi para petani, yang mana para petani dapat menjual kopi mereka secara mandiri dengan bertemu langsung dengan pembeli, serta dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas kopi Gayo yang diproses oleh petani sendiri,” demikian timpalnya.

[Radi/DM]

Comments

comments