TAKENGON-LintasGAYO.co : Sebanyak 20 Tenaga Harian Lepas – Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) di Aceh Tengah resmi diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), setelah Bupati Nasaruddin menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan di aula Dinas Pangan setempat, Senin (18/12/2017).
Kedua puluh calon aparatur sipil negara yang diangkat melalui formasi Kementerian Pertanian RI tahun 2017 itu dinyatakan lulus setelah sebelumnya mengikuti seleksi ujian Computer Assitance Test (CAT) beberapa bulan lalu.
Bupati Nasaruddin dalam amanatnya mengingatkan kepada penyuluh pertanian, Kabupaten Aceh Tengah merupakan daerah penghasil komoditi pertanian terbesar di Aceh, terutama kopi Arabika Gayo.
Komoditi Kopi merupakan penunjang utama perekonomian masyarakat Aceh Tengah, harap Nasaruddin tenaga penyuluh pertanian berperan aktif memberikan pembinaan kepada petani, sehingga produktivitas kopi dapat meningkat.
“Kalau umpama selama ini per hektar hanya menghasilkan sekitar 750 kilogram per tahun, usahakan minimal bisa naik dua kali lipatnya menjadi 1,5 ton,” ujar Nasauddin yang juga Ketua Perhiptani Aceh.
Menurut mantan penyuluh pertanian ini, untuk meningkatkan produktivitas kopi tidak mesti dengan perluasan areal atau pembukaan lahan baru, namun mengintensifkan peremajaan dan perawatan yang memadai serta mengatur jarak tanam dan pelindung tanaman yang baik.
“Menjadi tugas dan tanggung jawab para penyuluh untuk terus membimbing dan membina petani agar penghasilan mereka dapat meningkat, apalagi setelah menjadi CPNS kinerja dan disiplin juga harus meningkat,” tegas Nasaruddin.
[Mika/DM]





