Banda Aceh-LintasGayo.co : Salah seorang tim Falakiyah Kantor wilayah kementerian Agama Provinsi Aceh Alfirdaus Putra, S.HI. MH menjelaskan keadaan hilal awal Syawwal 1437 H di Aceh dengan Markaz pusat Observatorium Hilal Tgk. Chik kuta karang Lhoknga.
“Ketinggian Hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1437 H yang bertepatan dengan 4 Juli 2016 adalah minus 1 derjat 13 Menit 39 detik. Dan umur 53 Menit 31 detik, dan Azzimuth 288 derjat 33 menit 35 detik dan terbenam pada pukul 18;50:13 “ jelas Alfirdaus, Senin, 4/7/2016 di Gedung Obs Hilal Tgk. Chik Kuta Karang Lhoknga Aceh.
Berdasarkan data hilal tersebut ia menjelaskan prediksi awal Syawwal 1437 H menurut metode Rukyah murni sangat tergantung hasil rukyah 29 Ramadhan dengan data diatas, dan kalau menggunakan metode Imkan Rukyah maka satu Syawwal jatuh pada tanggal 6/7/2016, karena belum mencapai kriteria Imkan rukyah dan ramadhan di istikmalkan 30 hari.
Kalau menggunakan metode wujud Hilal yang biasa digunakan oleh salah satu ormas di Indonesia maka 1 Syawwal 1437 H juga jatuh pada tgl 6/7/2016 karena hilal masih dibawah ufuk dan ramadhan di istikmalkan menjadi 30 hari.
Namun ia tetap menganjurkan penetapan 1 Syawwal 1437 H menunggu keputusan Itsbat pemerintah yang dilakukan hari ini Senin, 4 Juli 2016 di Jakarta.
“Kita tetap menunggu keputusan Menteri Agama Republik Indonesia dalam penetapan 1 Syawwal dalam sidang Itsbat di jakarta”, jelas Alfirdaus
(Nasril)







