Ceh Daud Kala Empan Peroleh Anugerah Peradaban Aceh

oleh
Daud Kala Empan

daudkalaSENIMAN Gayo Ceh Daud Kala Empan terpilih sebagai salah satu dari tiga seorang yang masuk dalam kategori perawat bahasa di Aceh. Daud Kala Empan dianggap telah merawat bahasa lokal  melalui seni Tradisi Didong Gayo.

Sementara dua sosok lainnya masing-masing DR H Abdul Gani Asyik, MA yang dinilai sebagai perawat bahasa di dunia pendidikan, dan Teungku Abdullah Bakeutok untuk kategori perawat bahasa melalui seni tutur.

Ketiganya dipilih sesuai hasil kajian 5 dewan Juri yang terdiri dari DR Bukhari Daud (Ketua), Mustafa Ismail , Msa (Sekretaris), Ir Fikar W Eda, MSa (Anggota), DR Fajri Alihar, dan Drs Nab Bahani HS.

“Ketiga orang yang telah berjasa terhadap perawatan bahasa ini, panitia memberikan tanda terima kasih masing-masing 10 gram emas,” kata Ketua Panitia Kongres Peradaban Aceh (KPA#2015) Dr Ahmad Farhan Hamid.

Kriteria tersebut merupakan hasil penjajakan dewan juri terhadap tiga pelaku perawatan bahasa-bahasa di Aceh dan kedepan diharapkan anugerah diberikan kepada orang yang telah berkonstribus merawat bahasa daerah dari berbagai kalangan.[]

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.