Pemkab Bener Meriah Diminta Bebaskan Areal Perluasan Bandara Rembele

oleh

Takengon – LintasGayo : Guna pengembangan Bandar Udara (Bandara) Rembele Kabupaten Bener Meriah yang tahap satunya diprogramkan tahun 2014, dibutuhkan lahan yang tidak bermasalah. Dan untuk pembebasan arealnya butuh peran Pemkab setempat. Demikian diutarakan Kepala Bandara Rembele Khairul Iman kepada LintasGayo, Selasa 13 Agustus 2013.

“Kami sudah kirimkan surat kepada bupati Bener Meriah terkait program perluasan ini karena status tanah yang tidak bermasalah menjadi persyaratan pertama dikucurkannya anggaran pembangunan dari Jakarta,” kata Khairul Iman.

Ditegaskan, persoalan pembebasan areal perluasan mesti selesai tahun ini yang hanya tinggal beberapa bulan lagi.

Dengan luas areal saat ini, panjang landasan saat ini 1400 meter. Untuk kelanjutan pengembangannya bisa ditambah menjadi 2200 meter untuk tahap pertama dapat didarati pesawat sejenis Hercules.

Selanjutnya untuk tahap selanjutnya dengan luas areal yang ditambah seluas 87 hektar, maka panjang landasan pacu akan menjadi 2500 meter. Rinci Kabandara Rembele ini.

“Landasan 2500 meter adalah tahap final pembangunan landasan Rembele, dan pesawat Boeing 737 bisa mendarat. Inti pengembangan Rembele adalah masalah areal, jika tidak tuntas maka anggaran tidak akan dikucurkan,” demikian Khairul Iman. (Kha A Zaghlul)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *