LANGIT menghiasi indahnya bumi tempat kaki ini berpijak begitu luar biasa indahnya Begitu jelas menapakkan keajaiban dibalik bentuknya
Memori di Jembatan Bale
Oleh : Vera Hastuti, M. Pd HUJAN sore tadi masih menyisakan genangan air di jembatan Bale. Awan yang sedari pagi tadi berwarna
Puisi Hajirratul Qud Siyah
Lembutnya Sentuhan Ibu Sentuhan kelembutan itu Sunggguh membuatku nyaman Dibuaiannya kutertidur tenang Jiwa dan raga seakan terbang melayang Tiada sentuhan selembut
Puisi “Jalanan”
Oleh Saifuddin* Dia disebut pembunuh Memang dia membunuh Jalan lurus sempit yang rusak Disitu aku membunuh Tak kenal usia Tak kenal
Musikalisasi Puisi “Kopi” Teringat Takengon
TIDAK hanya kesenian tradisi Aceh Musikalisasi Puisi Kopi juga warnai Pegelaran Seni Budaya Aceh dengan tema Pulang Kampung Mengenang 9 tahun Tsunami
Pesan Singkat, Bar
Oleh : Zuliana Ibrahim Seperti wajahmu Bar, aku diliput gemetar waktu yang menusuk-nusuk debar jantung. Sketsa yang kau kirim, persis! Itu adalah
PUISI Dewi: Ingin Mencium Kakimu Lagi (Rindu Bapak)
Dewi Juniati,SE Ingin Mencium Kakimu Lagi Untuk terakhir kalipun Aku tidak bisa membahagiakanmu Dan sangat tidak bisa termaafkan Untuk terakhir kalipun Aku
- Sebelumnya
- 1
- …
- 201
- 202
- 203
- …
- 213
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




