[Puisi Bahasa Gayo] Rachel Bluwstein – Israel, Taman Te

oleh

Taman Te

Musim semi den soboh renam
Apakah kao ninget musim semi oya, serlo a?
Empus te i paluh ni baur Karmel
Mehedep ku ijo ni teluk?
Kao sesuk i tuyuh batang kayu zaitun,
Den aku, lagu manuk i ranting,
Bejunté i pucuk kayu si kepérakan.

Aku tengah mumangkas ranting-ranting item.
Ari tuyuh, dengungen gergajimu si berirama
Mudekatiku i kayungku,
Den aku menghujanimu ari atas
Penggalan puisi.
Inget soboh oya, kebahagieen oya?
Pakéa ara — den osop,
Lagu musim semi singket negara te,
Musim semi singket tahun-tahun te. *[SY]*

*Rachel Bluwstein, juga dikenal sebagai Rachel sang Penyair, dianggap sebagai salah satu pendiri puisi Ibrani modern karya perempuan. Lahir di Kekaisaran Rusia pada 1890 dan meninggal tahun 1931 pada usia 41 tahun karena tuberkulosis. Ia mulai menulis puisi pada usia 15 tahun dan kemudian pindah ke Palestina di bawah kekuasaan Ottoman. Saat bekerja di surat kabar Davat, ia didorong oleh Zalman Robashov, calon Presiden Israel ketiga, untuk menerbitkan puisinya. Awalnya menulis dalam bahasa Rusia, kemudian menerbitkan karyanya dalam bahasa Ibrani dan dikenal karena gaya lirisnya dan kesederhanaannya yang revolusioner.
Sebagian besar puisi Bluwstein berfokus pada latar pastoral Tanah Israel, tanah bersejarah yang mencakup sebagian besar Israel Al-Kitabiah dan modern. Warisan karyanya tetap hidup melalui puisinya yang menambah karakter budaya Israel.
Sebagai Penyair Nasional Israel, Rachel Bluwstein tetap menjadi tokoh yang dicintai dalam sastra Israel. Di Sekolah Bahasa Ibrani Rosen, menawarkan kelas Ulpan di mana siswa dapat menjelajahi keindahan puisi Ibrani Bluwstein. Salah satu puisinya yang terkenal, “Taman Kita” yang diterjemahkan oleh Jean Shapiro Cantu dan Robert Friend, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Gayo oleh Salman Yoga S.[]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.