Irama BR Sinaga SORE itu Rabu, kampus bagaikan pasar murah. Di kantin, di lobi dan di sela-sela jalan antara kantin dan ruang
[Features] Nyanyian Kayu Mane di Rumoh Aceh
Rahmi SAYA berdiri cukup nyaman hanya untuk melihat tetesan hujan yang menangis semenjak pukul delapan pagi. Langit tebal dan awan hitam
Puisi: Anggun HR,”Sinabung, Awan Tak Lagi Biru”
Awan tak lagi biru kali ini Air mata menguasaiku Juga menguasai saudaraku Hinggap di pipi hati tanah Karo Awan tak lagi biru
[Cerpen] Ada Umak Dalam Skripsiku, Motivasi Mahasiswa Akhir
Irama Br Sinaga MATAHARI terasa cepat menebarkan senyumnya, waktu menunjukkan pukul tujuh. Pagi ini angin menghembuskan kerinduannya pada daun-daun yang kian
[puisi] Angin
Indah Permata Sari Binti YF ANGIN Kau dinamakan Tuhan sebagai angin Angin, masuklah kau ke dalam minyak minyak angin, jadilah
Film Negeri Derita
Puisi Dedy Saputra E Film negeri derita Sombongkah aku bila tak mempedulikan mu Salah kah bila selalu mempertontonkan mu, Waktu yang
Potong Pinus Tanam Sawit
Senjata Musuh sudah mengadaptasi senjata (milik)kita, kita justru menutup pabrik para generasi. Adalah sebuah kenaifan saat ini, pada saat kita jatuh pada
- Sebelumnya
- 1
- …
- 197
- 198
- 199
- …
- 211
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

